|
MAKALAH JARINGAN
DI SUSUN OLEH : RIKI MAULANA
KELAS : XII MULTIMEDIA 4
Untuk memenuhi tugas KKPI saya sebagai penyusun
membuat makalh yang bertenangan dengan jaringan
KATA PENGANTAR
Puji syukut kehadirat Tuhan semesta Alam
yang telah memberikan kesempatan serta pengetahuan sehingga makalah yang
mengangkat tema “Jaringan Komputer”
ini sekiranya dapat terselesaikan pada waktunya. Adapun makalah ini membahas
tentang cakupan kecil pengetahuan dasar
mengenai jaringan komputer dan penerapannya yang dapat kita jadikan sebagai
pedoman dalam pengaplikasian system jaringan komputer.
Shalawat serta salam tentunya kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW yang
telah menuntun umatnya dari zaman kejahiliyaan ke zaman modernisasai seperti saat ini. Berkat
beliau jugalah secara tidak langsung makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah ini merupakan rangkaian
tugas yng diberikan oleh guru pelajaran yang bertujuan untuk memajukan
pengetahuan peserta tentang makalah ini. Oleh karenanya, maka penulis
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah teruntuk guru pembimbing atas motivasi, dukungan, serta
anjurannya untuk pembuatan makalah ini. Semoga hal tersebut bernilai ibadah di
sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Terima kasih juga tak lupa
penulis sampaikan kepada pembaca yang sekiranya telah meluangkan waktunya untuk
membaca makalah ini seraya memajukan selangkah lagi pengetahuan tentang isi
makalah ini.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Manusia
merupakan makhluk social yang berarti membutuhkan sesorang yang lain dalam
kehidupannya yang juga dapat diartikan sebagai makhluk yang interaktif. Dibalik
kehidupan manusia yang social tersebut, manusia juga senantiasa memiliki kebutuhan
dan keinginan.Kebutuhan yang ikhwal dibutuhkan oleh manusia adalah informasi
yang tentunya sebagai gagasan utama dalam perkembangan manusia itu
sendiri.Informasi tidak hanya untuk mengetahui sesuatu hal tetapi juga untuk
melakukan suatu hal.
Seiring
dengan perkembangan modernisasi dewasa ini, pekerjaan manusia menjadi lebih
rumit dan memiliki konpleksitas bedaya tinggi dalam pengerjaannya.Hal
terpenting dalam perkembangan dan dalam penyelesaian dari berbagai masalah
belakangan ini adalah bagaiman sesorang memperoleh data yang akurat, fleksibel,
dan mudah didapatkan.Hal ini tentunya memicu pemikiran manusia untuk menindak
lanjuti akar masalah tersebut dengan membuat sebuah jaringan yang mampu
menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya. Baik itu dalam suatu
area tertentu yang tertutup maupun yang lebih meluas dan mengglobal
Melihat
tingginya kebutuhan akan informasi, dan menindak lanjuti atas kesulitan dalam
penyaluran informasi tersebut, kami selaku tim penulis berinisiatif untuk
memberikan sedikit pengetahuan dalam upaya mempermudah penyaluran informasi dan
juga untuk mengetahui seberapa penting dan bagaimanakah manfaat dari jaringan
komputer dengan mengangkat materi tentang jaringan komputer.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Definisi Jaringan Kompter
Jaringa
komputer merupakan sekumpulan komputer. Ini artinya komputer tersebut lebih
dari satu buah yang terpisah-pisah akan tetapi dapat saling berhubungan delam
melaksanakan suatu tugas. Sekelompok komputer tersebut bekerja secara
otonom.Ini artinya hanya dapat melakukan pertukaran dalam suatu area atau
member tertentu.
Pembuatan
jaringan komputer ini menggunakan protocol komunikasi melalui media komunikasi
yang saling berbagi informasi, program-program, penggunaan bersama perangkat
keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya.Jaringan komputer juga dapat
dikatak sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai
lokasi yang terdiri dari satu atau lebih komputer yang saling terkoneksi
seperti yang dijelaskan diatas.
B. Sejarah Sistem
Jaringan Komputer
Sejarah
jaringan komputer secara global berawal dari tahun 1969, ketika Departement
Pertahanan Amerika membentuk Defense Advance Research Projects Agency (DARPA).
Yang bertujuan melakukan riset cara menghubungkan beberapa komputer sehingga
menjadi jaringan organik. Program riset tersebut kemudian disebut dengan
ARPANET (Advance Research Project Agency Network). Pada tahun 1970 sudah lebih
dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain, saling
berkomunikasi, dan membentuk suatu jaringan. Di tahun 1970 itu juga setelah
beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer sudah mulai
mahal, maka digunakanlah proses ditribusi (Distributed Processing). Dalam
proses Distributed Processing ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah
pekerjaan besar secara paralel untuk melayani terminal yang terhubung secara
seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi ini sudah mutlak
diperlukan kerjasama antara Telekomunikasi dengan Teknologi komputer. Pada
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektronik
(email) yang dikerjakannya setahun yang lalu untuk ARPANET. Karena program
tersebut begitu mudah digunakan maka program tersebut langsung menjadi
populer.Pada tahun ini juga ikon at (@) diperkenalkan sebagai lambang penting
yang menunjukkan "at" atau "pada".Pada tahun 1973, jaringan
ARPANET mulai dikembangkan keluar Amerika.Dan Komputer University College di
London adalah komputer pertama yang menggunakan jaringan ARPANET.Pada tahun ini
juga dua orang ilmuan ahli komputer yaitu Vinton Cerf dan Bob Kahn
mempresentasikan suatu gagasan yang lebih, yang merupakan sebuah cikal bakal
atau awal mulanya International Network (Internet).Gagasan ini dipresentasikan
untuk pertama kalinya di University Sussex. Hari bersejarah lainnya adalah
tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat
elektronik dari Royal signals and Radar Establishment di Malvern. setahun
kemudian lebih dari 100 komputer yang terhubung dengan jaringan ARPANET yang
membentuk sebuah jaringan atau network. Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve
Bellovin, menciptakan newsgroup yang diberinama USENET (User Network) ditahun
1979. Pada tahun 1981, France Telecom, menciptakan sebuah hal baru dengan
meluncurkan telepon televisi pertama, dimana orang bisa berkomunikasi dan
terhubung dengan video link.Seiring bertambahnya komputer yang terhubung, maka
diperlukan protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan.
Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol (TCP) atau
yang lebih dikelan adalah Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga
sekarang. Untuk menyeragamkan alamat jaringan komputer yang ada, maka tahun
1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau Domain Name System (DNS).
Jaringan komputer terus berkembang, dan Jarrko Oikarinen seorang berkebangsaan
Finlandia menciptakan Internet Relay Chat (IRC) yang memungkinkan dua orang
atau lebih bisa berinteraksi atau berkomunikasi langsung dengan pengiriman
pesan (Chatting). Pertengahan tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah,
dimana Tim Berners Lee merancang sebuah program penyunting dan penjelajah yang
dapat menjelajahi komputer satu dengan komputer lainnya dengan membentuk
jaringan. Program ini disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
C. Klasifikasi Jaringan Komputer
Berikut ini
pengklasifikasian jaringan Komputer.
1.
Berdasarkan Teknologi Transmisi Dari Teknologi Transmisi tersebut masih dibagi
lagi menjadi 2 kelompok yaitu :
a. Jaringan
Broadcasting Memiliki saluran komunikasi tunggal yang digunakan secara
bersama-sama oleh semua komputer seluruh jaringan tersebut. Pesan berukuran
kecil yang disebut Paket , dikirim oleh satu komputer dan diterima oleh
komputer lainnya. Di dalam paket tersebut terdapat beberapa informasi seperti
alamat pengiriman, alamat penerima, ukuran paket, dan isi dari paket tersebut.
Ada tida macam operasinya :
ØOne
resource to one destination, dimana pengirim ditujukan hanya untuk satu
komputer tertentu.
ØBroadcasting,
paket dikirimi ke semua tujuan yang ada
ØMulticasting.paket
dikirim ke satu subset dari komputer.
b. Point to Point
Terdiri
dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin.Untuk pergi dari
sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui
satu atau lebih mesin-mesin perantara.Seringkali harus melalui banyak route
yang mungkin berbeda jaraknya.Karena itu algoritma routing memegang peranan
penting pada jaringan point-to-point.
2. Berdasarkan
Geografis Jaringan Komputer terbagi menjadi Jaringan Wilayah Lokal atau Local
Area Network (LAN) , Jaringan Wilayah Metropolitan atau Metropolitan Area
Network (MAN) dan Jaringan Wilayah Luas atau Wide Area Network (WAN), Jaringan
tanpa kabel (Nirkabel / Wi-Fi), Internetwork.
a. LAN
(Local Area Network)
LAN
merupakan jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah kecil, seperti kampus,
kantor, sekolah (Laboratorium), dll. Kebanyakan LAN ini berbasis IEEE 802.3
Ethernet menggunakan perangkat switch yang mempunyai kecepatan transfer data
10, 100, atau 1000 Mbit/s. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat,
teknologi Ethernet kini telah berkembang menjadi teknologi 802.11b atau sering
disebut Wi-fi. Tempat-tempat yang menyediakan jaringan LAN atau Wi-Fi biasa
disebut Hotspot.
Ciri-ciri
LAN :
ØMeliputi
wilayah yang sempit/kecil
ØTransfer
data lebih cepat
ØBerbagi
perangkat keras (hardware)
ØBerbagi
perangkat lunak (software)
ØSharing
sangat mudah
ØMemudahkan
komunikasi antar user
ØJarak
jangkau hingga 1 Km (menurut Cisco)
Keuntungan
LAN :
ØBiaya
akses ke internet lebih murah, karena menggunakan server
ØInformasi
lebih banyak ditemukan oleh client / user
ØDapat
saling tukar menukar komunikasi/data
ØBisa
dijadikan workstation
Kelemahan
LAN :
ØJika
menggunakan HUB akses akan lebih lambat, karena tebagi untuk client yang lain.
ØTidak
Bisa dijadikan Server Jaringan LAN (Local Area Network)
b. MAN
(Metropolitan Area Network)
Jaringan
MAN merupakan jaringan LAN yang berukuran besar yang menggunakan teknologi yang
sama dengan LAN. MAN diimplementasikan oleh sebuah perusahaan sebagai fasilitas
publik, namun digunakan oleh individu maupun organisasi.
Tingkat
error dan delay pada jaringan MAN lebih tinggi daripada jaringan LAN, oleh
karena itu MAN menghubungkan berbagai macam LAN dengan topologi yang berbeda.
MAN hanya menggunakan satu atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen
switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui kabel output. MAN
dipisah dari kategori khusus karena ada standarisasi dari IEEE untuk MAN yaitu
DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau lebih dikenal dengan sebutan 802.6
Ciri-ciri
dari jaringan MAN :
ØLingkup
koneksi antar kota
ØMenghubungkan
banyak jaringan LAN
ØKecepatan
koneksinya antara 10 Mbps-100 Mbps
ØLewat
jaringan umum seperti satelit, telkom, ataupun gelombang radio
Kelemahan
dari Jaringan MAN :
ØJika
ada troubleshooting sulit melakukan pengecekan / diagnosa
ØJaringan
internet akan lambat jika lalu lintas jaringan padat
Kelebihan dari jaringan MAN
:
ØHemat
biaya dan pengkabelan
ØMudah
dikembangkan Jaringan
c. WAN
(Wide Area Network)
Jaringan
WAN merupakan jaringan yang mencakup area yang lebih luas sebagai contoh adalah
jaringan komputer antar wilayah, antar Negara, maupun
antar benua. Jaringan WAN ini bukan hanya terdiri dari media transmisi namun
juga sejumlah router yang saling interkoneksi. WAN biasanya digunakan oleh
perusahaan yang memiliki banyak cabang di berbagai tempat. WAN pada umumnya
telah menggunakan satelit maupun kabel bawah laut. WAN terdiri dari kumpulan
mesin-mesin yang bertujuan menjalankan program-program (aplikasi) pemakai/user.
Ciri-ciri
Jaringan WAN :
ØJangkauan
geografisnya luas (antar wilayah, negara atau benua)
ØGabungan
antara LAN dan WAN
ØKecepatan
jaringan antara 10 Mbps-100 Mbps
ØMelewati
jaringan umum seperti satelit (VSAT), gelombang radio, umum
Keuntungan
Jaringan WAN :
ØServer
kantor pusat dapat dijadikan sebagai bank data dari kantor cabang
ØKomunikasi
antar kantor dapat menggunakan E-mail dan chat.Dokumen/file yang biasanya
dikirimkan melalui fax ataupun paket kantor pos, dapat dikirim melalui email
dan transfer file dari atau ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang
murah dan dalam jangkauan waktu yang singkat
ØPolling
data dan updating data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang
telah ditentukan oleh kantor tersebut
d. Jaringan
Nirkabel (Wi-Fi)
Jaringan
nirkabel (wireless network) atau lebih modernnya disebut Wi-Fi adalah suatu
jaringan lokal yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya,
bukan lagi menggunakan kabel untuk memberikan sebuah koneksi internet ke
seluruh pengguna dalam area sekitar.Jarak jangkauannya tidak luas seperti
contoh, dari ruangan tunggal ke seluruh kampus.
Jaringan
wireless network ini menggunakan frekuensi radio untuk berkomunikasi antar
komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua
arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz ( 802.11b, 802.11g) atau 5 GHz
(802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau
akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan
WPA
Kekurangan
dari Jaringan Nirkabel Kurangnya keamanan dari hubungan nirkabel telah menjadi
topik perdebatan kita.Sistem keamanan yang dipakai oleh WLAN awalnya adalah
WEP, tetapi protokol ini hanya dapat menyediakan sistem keamanan yang minimum
dikarenakan kekurangannya yang serius.Pilihan lainnya adalah WPA, SSL, SSH, dan
enkripsi piranti lunak lainnya.
e.
Internetwork
Internet
merupakan induk dari semua jaringan di seluruh dunia.Saat ini internet telah
berfungsi sebagai jantung dari era informasi.Internet disebut induk dari semua
jaringan karena kata Internet adalah jaringan komputer di seluruh dunia yang
menghubungkan jaringan komputer yang lebih kecil, misal jaringan pendidikan,
komersial, militer, individual, dll.
Komponen
dari internet adalah World Wide Web atau sering disingkat dengan (WWW).WWW
sendiri adalah sister interkoneksi komputer dengan internet yang mendukung format
multimedia. Dengan kata lain WWW adalah penghubung dari server-server di dunia
dengan berbagai format data yang berbeda pula.
3. Berdasarkan
fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
a.
Client-server
Yaitu
jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai
server.Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau
lebih.Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh
banyak komputer web server.Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan
oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan
satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server,
database server dan lainnya.
b. Peer-to-peer
Yaitu
jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi
client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di
Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D
dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A
mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file
soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai
client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server.
Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini
dinamakan peer to peer.
4. Berdasarkan
distribusi sumber informasi/data
a.
Jaringan terpusat
Jaringan
ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi
sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu
komputer server
b. Jaringan
terdistribusi
Merupakan
perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server
yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
5. Berdasarkan media
transmisi data
a.
Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada
jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan
penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim
informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
b. Jaringan
Nirkabel(WI-FI)
Merupakan
jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini
tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan
gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer
jaringan.
Alat-alat penghubung jaringan 

Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer adalah perangkat yang secara fisik
dapat dilihat dan diraba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat
membangun sebuah jaringan komputer.Untuk dapat membangun sebuah jaringan
komputer, ada beberapa perangkat keras jaringan komputer yang harus diketahui
seperti NIC, Kabel Jaringan, Konektor, Hub/Switch, dll. Berikut adalah beberapa
contoh dari perangkat keras jaringan komputer :
1. NIC (Network Interface Card)
NIC (Network Interface Card) atau yang biasa disebut LAN card ini adalah sebuah
kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
Komponen ini biasanya sudah terpasang secara onboard di beberapa komputer atau
laptop.
2. Kabel Jaringan
Kabel dalam sebuah jaringan digunakan sebagai media penghubung. Meskipun
sekarang sudah ada teknologi tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering
digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel
yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer seperti :
Kabel Local Area Network
Pertama kali LAN
menggunakan kabel “coaxial”. Kemudian, kabel “twisted pair” yang digunakan
dalam sistem telepon telah mampu membawa frekuensi yang lebih tinggi dan dapat
mendukung trafik LAN. Dan saat ini, kabel fiber optik telah tampil sebagai
pilhan kabel berkecepatan sangat tinggi.
Local Area Network
menggunakan empat tipe kabel :
- Coaxial
- Unshielded Twisted Pair (UTP)
- Shielded Twisted Pair (STP)
- Fiber Optik
- sebuah konduktor tembaga
- lapisan pembungkus dengan sebuah
“kawat ground”.
- sebuah lapisan paling luar.
Penggunaan Kabel Coaxial
Kabel coaxial terkadang
digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung
koneksi kabel coaxial.
Protokol Ethernet LAN yang
dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel “Thicknet”
:
- adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.
- merupakan kabel “original”
Ethernet.
- tidak digunakan lagi untuk LAN
modern.
10Base2 / Kabel “Thinnet”:
- adalah sebuah kabel coaxial
RG/U-58.
- mempunyai diameter yang lebih
kecil dari “Thicknet”.
- menggantikan “Thicknet”.
- tidak direkomendasikan lagi,
tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
Kabel “Unshielded twisted
pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari
empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin.Pembungkus
kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP
terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor
RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP.Kebanyakan
perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45.
Kategori UTP
Terdapat 5 kategori (level)
untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah
(low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi.Kategori 5 UTP
direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok untuk
topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori :
Kategori
|
Performansi
(MHz)
|
Penggunaan
|
Cat
1
|
1
|
Voice, Mainframe, Dumb
Terminal
|
Cat
2
|
4
|
4 MB Token Ring
|
Cat
3
|
10
|
10MB Ethernet
|
Cat
4
|
20
|
16 MB Token Ring
|
Cat
5
|
100
|
100 MB Ethernet
|
“Shielded twisted pair”
adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi.
Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel
STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring
IBM.Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap
interferensi EMI.
Kelemahan kabel STP
Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan :
- Attenuasi meningkat pada frekuensi
tinggi.
- Pada frekuensi tinggi, keseimbangan
menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan
sinyal “noise”.
- Harganya cukup mahal.
Kabel Fiber Optik adalah
teknologi kabel terbaru.Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel
terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan
“cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi
ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal
listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED
atau Laser.
Kelebihan menggunakan kabel
Fiber Optik
Kabel Fiber Optik mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya :
- Kapasitas bandwidth yang besar
(gigabit per detik).
- Jarak transmisi yang lebih jauh (
2 sampai lebih dari 60 kilometer).
- Kebal terhadap interferensi
elektromagnetik.
Kabel Fiber Optik banyak
digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama
penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih
mahal.Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN
UTP.
3. Konektor
Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan NIC
(Network Interface Card) yang ada pada komputer Anda.Jenis konektor ini
disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya Konektor RJ-45
berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel
coaxial dan konektor ST berpasangan dengan kabel fiber optic.
MACAM-MACAM KONEKTOR
Konektor
pada Twister pair
RJ45
Konektor RJ45 adalah konektor yang
biasa dipergunakan dalam instalasi jaringan kecil (LAN) dimana kabel yang
digunakan adalah kabel twisted pair tipe UTP. Konektor ini berfungsi untuk
menghubungkan kabel UTP dengan NIC yang mana kini port yang dipergunakan
kebanyakan adalah port RJ45.
Harga konektor yang cukup murah, dan pemasangan yang mudah membuat konektor ini
populer5 di kalangan pengguna jaringan berskala kecil atau LAN.
Ciri-ciri yang mendasar dari konektor ini adalah warna konektor yang bening an
terdapat 8 pin tembaga di ujung konektor ini sebagai pin-pin yang akan
menghubungkan NIC dengan UTP. Cara pemasangannya cukup mudah, yakni dengan
mengkrimping dengan tang krimping konektor RJ45, namun apabila terjadi
kesalahan dalam pengkrimpingan, mau tak mau konektor ini harus diganti (sekali
pakai).
RJ11
RJ 11 adalah konektor yang dipergunakan dalam jaringan telepon.Konektor ini
biasanya disandingkan dengan kabel STP.
Konektor
pada coaxial
Konektor yang digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayonet Neil
Concelman (BNC).Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor
BNC, termasuk konektorT, konektor barrel, dan terminator.Konektor pada kabel
merupakan titik terlemah di jaringan.
BNC RG59
Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara
kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini
khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG59.Konektor ini merupakan
terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah
/ bangunan dalam instalasi CCTVnya.
BNC RG6
Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara
kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini
khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6.Konektor ini merupakan terminasi
yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan
dalam instalasi CCTVnya.
BNC to BNC
Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari
BNC RG6 BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor ini
merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh
pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.
BNC-RCA
Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA
yang akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor ini merupakan terminasi
yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan
dalam instalasi CCTVnya
Konektor
pada Fiber Optik
a) Konektor FC : digunakan untuk jenis kabel single mode dengan akurasi yang
tinggi untuk menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver.
b) Konektor SC : digunakan dalam jenis kabel single mode dan bisa dilepas
pasang. . Konektor SC,bentuknya persegi dan lebih mudah dihubungkan ke area
yang ditentukan
c) Konektor ST : bentuknya seperti bayonet berkunci dan hampir mirip dengan
konektor BNC. Umum digunakan pada jenis kabel single mode maupun multi
mode.Konektor ini paling umum dan yang sering digunakan bersama kabel fiber
optik.berbentuk batang, mirip dengan konektor BNC.
d) Konektor Biconic : jenis konektor yang pertama kali muncul dalam komunikasi
fiber optik dan jenis ini sekarang sudah sangat jarang digunakan.
e) Konektor D4 : jenis komputer ini hampir mirip dengan konektor FC, hanya
berbeda ukurannya. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
f) Konektor SMA : jenis konektor ini lebih dahulu muncul dari konektor ST yang
sama-sama mempunyai penutup dan pelindung.
g) Konektor yang baru saat ini lebih popular adalah konektor MT-RJ. Konektor
MT-RJ menggunakan model plastik seperti yang digunakan konektor RJ-45, yang
memudahkan untuk dipasang. Dua kabel fiber terhubung ke dalam satu konektor,
sama dengan konsep konektor SC.
4. Hub
Hub adalah Alat penghubung atar komputer,
semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah
bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa
komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port
di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg
tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut. Saat ini hub sudah
banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian ini biasanya
adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih lambat daripada
switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai dengan 100 Mbps
bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps
5.
Switch
Switch pada prinsipnya sama dengan hub bedanya switch lebih pintar daripada hub
karena mampu menganalisa paket data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ke
tujuan. Selain itu switch juga memiliki kecepatan transfer data dari server ke
workstation atau sebaliknya.
6. Repeater
Repeater adalah sebuah komponen yang berfungsi memperkuat sinyal. Sinyal yang
diterima dari satu segmen kabel LAN ke segmen LAN berikutnya akan dipancarkan
kembali dengan kekuatan sinyal asli pada segmen LAN pertama sehingga dengan
adanya repeater ini, jarak antara dua jaringan komputer dapat diperluas.
7. Router
Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau menfilter data yang lalu lalang
di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Sama seperti hub/switch,
router juga dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan seperti
jaringan model LAN, MAN, bahkan WAN.
8. Modem
Modem digunakan sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Dalam
melakukkan tugasnya, modem akan mengubah data digital kedalam data analog yang
bisa dipahami oleh kita manusia ataupun sebaliknya.
Topologi
jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur
dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.
Topologi jaringan disini
dibagi menjadi lima :
1. Topologi Bus
Pada
topologi bus ini bentuk susunan komputernya menggunakan satu kabel memanjang
yang mana awal dan akhirnya tidak bertemu, sehingga dua ujung jaringan (Awal
dan Akhir) harus menggunakan Terminator, untuk kabel dan connector yang
digunakan adalah Kabel Coaxial dan Connector BNC.Topologi bus ini sering kali
dijumpai pada sistem client/server dimana salah satu komputer digunakan sebagai
server dan lainnya menjadi client.Instalasi pada jaringan Bus ini sangat
sederhana dan murah, karena maksimal hanya 5-7 komputer.
Ciri-ciri
Topologi Bus :
a. Topologi Bus
merupakan teknologi lama yang dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
b.
Tidak memerlukan peralatan aktif untuk menghubungkan komputer
c.
Susah melakukan pelacakan kerusakan
d.
Sangat Ekonomis dalam biaya
e.
Tidak memerlukan hub
f.
Paket-paket data saling bersimpang di satu kabel
Kelemahan Topologi Bus :
a. Jika salah satu
komputer mati atau kabel terputus, maka komputer lain tidak dapa berkomunikasi
/ koneksi down
b. Traffic yang padat
akan memperlambat akses data
c. Sangat sulit untuk
melakukan troubleshoot pada topologi ini
Kelebihan Topologi Bus :
a. Hemat biaya
b. Tidak banyak
menggunakan kabel untuk menghubungkan ke perangkat lainnya
c. Cukup mudah jika
kita ingin memperluas jaringan Topologi Ring
2. Topologi Ring
(Cincin)
Mengapa
disebut ring / cincin?karena topologi ini susunannya berbentuk lingkaran.
Pergerakan data pada topologi ini berputar pada suatu alat yang disebut hub,
dan komunikasi data akan down jika salah satu titik mengalami problem. Untuk
mengatasi kelemahan ini maka digunakanlah jaringan FDDI dengan cara mengirimkan
data searah jarum jam, atau bisa juga dibuat bolak-balik jika salah satu
komputer down masih bisa terhubung.
Ciri-ciri
Topologi Ring (Cincin) :
a. Node-Node
dihubungkan secara sarial disepanjang kabel dengan arah memutar seperti jarum
jam
b. Peket-peket data
dapat mengalir searah dari kiri atau kekanan sehingga mengurangi terjadinya
collision (tabrakan)
c. Kabel yang
digunakan adalah kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6)
d. Problem yang sering
dialami hampir sama dengan Topologi Bus
Kelebihan
Topologi Ring:
a. Data mengalir
dalam satu arah, jadi dapat mengurangi terjadinya collision
b. Pengiriman data
lebih cepat karena data mengalir searah dari kiri atau dari kanan server
c. Waktu dalam
mengakses data lebih optimal.
3.
Topologi Star (Bintang) Topologi Star (Bintang)
Kelebihan Topologi Star :
a. Kerusakan pada
satu komputer tidak akan mempengaruhi jaringan lainnya.Misalnya ada 5 komputer,
dan komputer nomer 3 mengalami gangguan, nah jaringan komputer yang lainnya
tetap jalan.
b. Tahan terhadap
lalu lintas jaringan yang sibuk
c. Penambahan ataupun
pengurangan komputer mudah dilakukan
d. Setiap komputer
berkomunikasi (berhubungan) langsung dengan konsentrator (HUB)
e. Kita dapat
menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang
dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda, tetapi tipe kabel yang
digunakannya biasanya kabel UTP
Kelemahan Topologi Star :
a. Lalu lintas
jaringan yang padat akan memperlambat proses pengiriman data
b. Boros dalam
pemakaian kabel
c. Jika hub pusat (
hub server) mengalami gangguan jaringan, maka seluruh jaringan akan terganggu
d. Jumlah terminal
terbatas, tergantung pada port hub yang tersedia.
4.
Topologi Mesh (Jala)
Topologi
Mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat
terhubung langsung secara langsung ke perangkat lainnya yg terhubung didalam
jaringan. Didalam topologi mes ini setiap perangkat dapat berkomunikasi
langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). Topologi ini secara
teori memungkingkan, tetapi tidak praktis dan membutuhkan biaya yang tinggi
untuk di implementasikan.
Ciri-ciri Topologi Mesh :
a. Topologi ini
memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan lainnya
b. Susunan pada
setiap peralatan saling terhubung satu sama lain
c. Jika peralatan
semakin banyak, maka sangat sulit dikendalikan
Kelebihan Topologi Mesh :
a. Keuntungan utama
dari topologi ini adalah fault tolerance
b. Terjaminnya
kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih
c. Relatif lebih
mudah memperbaiki jika ada trouble jaringan atau komputer
d. Privacy dan security
pada topologi mesh lebig terjamin, karena komunikasi antar dua komputer tidak
dapat diakses oleh komputer lain.
Kelemahan Topologi Mesh :
a. Biayanya terlalu
Tinggi dalam instalasi ataupun perawatan
b. Membutuhkan banyak
kabel dan port I/O. Semakin banyak komputer semakin banyak juga kabel link dan
port I/O yang dibutuhkan.
Topologi
ini adalah kombinasi antara topologi bus dan topologi star. Topologi ini
terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus
sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan dengan, sedangkan hub
dihubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.Topologi ini disebut
juga dengan topologi bertingkat dan biasanya digunakan untuk interkoneksi antar
sentral dengan hirarki.
Jika
kita ingin membahas tentang perangkat yang digunakan dalam jaringan komputer,
maka jawabannya adalah banyak sekali peralatan yang di gunakan, namun berikut
ini akan dijelaskan tentang peralatan-eralatan yang penting dalam suatu
jaringan komputer.
1. Terminal
Terdapat
lima jenis terminal dan keyboard adalah terminal yang umum dan paling populer.
a. Terminal
Keyboard adalah
terminal input yang sangat populer diantara pemakai komputer. User dapat
menggunakan keyboard mengentri data, memberikan intruksi tertentu untuk
menerbitkan laporan dsb.
b. Terminal
Telephone Tombol :
komputer juga dapat dilengkapi dengan alat respon audio. Dapat mengirimkan
pesan yang dapat didengar oleh pemakai di telephone tombol.Penekanan tombol
digunakan untuk mengirimkan data dan intruksi ke komputer.
c. Terminal
Titik penjualan (point of sale) Kita
juga dapat melihat bagaimana pembaca charakter optik digunakan pada pasar
swalayan. Terminal ini menyediakan cara memasukan data transaksi ke dalam
database pada saat penjuala (point of sale). Karena alasan tersebut terminal
ini dinamakan terminal Point of sale (POS)
d. Terminal
Pengumpul Data.Suatau
jenis khusus terminal dirancang untuk digunakan oleh pekerja pabrik. Alat yang
dikenal sebagai terminal pengumpul data (data collection terminal)
digunakan untuk mengumpulkan data, menjelasakan kehadiran dan kinerja kerja
pegawai. Alat OCR digunakan untuk membaca charakter dan dokument yang menyertai
pekerjaan yang berjalan di dalam pabrik.
e. Terminal
khusus yaitu terminal yang
dirancang khusus untuk keperlua tertentu seperti cash register yang
dilengkapi dengan tombol-tombol khusus. Satu tombol untuk satu jenis penjual
2. NIC (Network
Interface Card)
Kartu
jaringan atau Lan card dipasang pada setiap komputer yang akan dihubungkan ke
suatu jaringan computer. Banyak jenis dan merk kartu jaringan yang tersedia di
pasar, namun beberapa hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan yaitu
type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan
dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan
jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas
produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network
Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada
mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card
Sesuai
dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan komputer, sudah banyak
mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu jaringan secara on board.
Kwalitasnya bagus namun penulis berpendapat lebih baik menggunakan kartu
jaringan yang terpisah.Salah satu keuntungannya adalah dapat memilih merk
tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.
3. Hub atau
Concentrator
Hub
adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak port untuk menghubungkan
Node atau titik sehingga membentuk jaringan yang saling terhubung dalam
topologi star. Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan
semua komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan
beberapa hub yang dihubungkan secara up-link.
Port
yang tersedia biasanya sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan
Anda.Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau Switch
10/100.Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan
berkecepatan maksimal 10 atau 100. Hub ada yang mendukung pemggunaan kabel coax
yang menukung topologi BUS dan UTP yang mendukung topologi STAR. Namun type
terbaru cenderung hanya menyediakan dukungan untuk penggunaan kabel UTP.
a. Konektor UTP
(RJ-45)
Untuk
menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang
bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang
kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang
khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus
pemasang-an pada saat membeli kabel UTP
b. Kabel UTP
Ada
beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, namun yang paling
banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel
UTP.
4. Bridge
Bridge
digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama.
Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal.Bridge juga dapat digunakan
jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda.Contoh jaringan yang
menggunakan fiber obtik dengan jaringan yang menggunakan coacial.
Bridge
mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke
tujuan.Juga digunakan untuk menyekat jaringan.Jika jaringan diperlambat dengan
adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan
yang lebih kecil.
5. Switch
Merupakan
pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada
switch, yaitu cut-through dan store and forward. Switch cut-through mempunyai
kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan
alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tijuannya, sedangkan switch store
and forward merupakan kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh
isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket
merlukan waktu, tetapi proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya
kerusakan pada paket data dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
Dengan
Swith terdapat beberapa kelebihan karena semua segmen jaringan memiliki
bandwidth 10 Mbps penuh. Tidak terbagi seperti share network pada penggunaan
Hub.
6. Cluster Control
Unit
Cluster
Control Unit membangun hubungan antara terminal yang
dikendalikannya dengan perlatan-peralatan dan jaringan. Alat ini
memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses beberapa
komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula
mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode.
7. Multiplexer
Saat
beberapa terminal harus berbagi satu saluran pada saat yang sama, multiplexer
dapat ditambahkan pada tiap ujung. Multiplexer adalah suatu alat yang
memungkinkan pengiriman dan penerimaan bebrpa pesan secara serentak.Penambahan
multiplexer berdampak seperti mengubah jalan satu jalur menjadi jalur bebas
hambatan dengan beberapa jalur.
Pengaturan
nomor port dan protokol yang mengirim data pada modul sofware yang benar
didalam host.
8. Front-end
Processor
Front-end
Processor menangani lalulintas Jaringan komputer yang masuk dan keluar dari
host komputer. Kedua komputer tersebut dapat merupakan jenis apapun, tetapi
configurasi yang umum terdiri dari sejenis komputer mini khusus yang berfungsi
sebagai front-end processor dan sebuah mainframe yang menjadi host.
Front-end
Processor berfungsi sebagai unit input dari host dengan mengumpuklkan
pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host. Front-end Processor juga
berfungsi sebagai unit output dari host dengan menerima pesan-pesan untuk
transmisi ke terminal.
9. Host
Host
mengerjakan pemrosesan data untuk jaringan . Pesan-pesan yang masuk ditangani
dengan cara yang sama dengan data yang di terima dari unit unit jenis apapun.
Setelah pemrosesan pesan dapat ditransmisikan kembali ke front-end processor
untuk routing.
10. Router
Router
tidak mempunyai kemampuan untuk mempelajari, namun dapat menentukan path (alur)
data antara dua jaringan yang paling eficien.Router beroperasi pada lapisan
Network (lapisan ketiga OSI.).Router tidak mempedulikan topologi dan tingkat
acces yang digunakan oleh jaringan. Karena ia beroperasi pada lapisan
jaringan. Ia tidak dihalangi oleh media atau protokol komunikasi. Bridge
mengetahui tujuan ahir paket data, Router hanya mengetahui dimana router
berikutnya ditempatkan.Ia dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan yang
menggunakan protokol tingkat tinggi yang sama.
Jika
paket data tiba pada router, ia menentukan rute yang terbaik bagi paket dengan
mengadakan pengecekan pada tabel router. Ia hanya melihat hanya melihat paket
yang dikirimkan kepadanya oleh router sebelumnya.
11. Brouter
Adalah
yang menggabungkan teknologi bridge dan router.Bahkan secara tidak tepat
seringkali disebut sebagai router multiprotokol. Walau pada kenyataannya ia
lebih rumit dari pada apa yang disebut router multiprotokol yang sebenarnya.
12. Getway
Gateway
dilengkapi dengan lapisan 6 atau 7 yang mendukung susunan protokol OSI.Ia
adalah metode penyambungan jaringan ke jaringan dan jaringan ke host yang
paling canggih. Gateway dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan yang
mempunyai arsitektur berbeda misalnya PC berdasarkan Novell dengan jaringan SNA
atau Ethernet
13. Modem
Satu-satunya
saat modem tidak diperlukan adalah saat telephone tombol digunakan sebagai
terminal. Semua saluran jaringan komputer lain memerlukan modem pada tiap
ujungnya. Modem dirancang untuk beroperasi pada kecepatan tertentu biasanya
300, 1200, 2400, 4800 atau 96000 bit per detik dan seterusnya kecepatan modem
menentukan kecepatan transmisi data.
ADSL
adalah type modem untuk penggunaan accses internet kecepatan tinggi. Umumnya
modem ADSL merupakan integrasi dari modem, firewall dan ethernet
switch serta router dan mungkin juga dengan transiever. Modem ADSL bekerja pada
frekwensi yang berbeda dengan frekwensi yang digunakan dalam percakapan
telephon sehingga saluran telephon dapat digunakan untuk percapapan bersamaan
dengan penggunaan transmisi data melelalui modem ADSL.
Transmisi
data juga dilakukan melalui frekwensi radio seperti yang digunalan pada
jaringan perbankan, Travel, warnet.Peralatan ini masih dikuasai perusahaan
penyedia layanan public (provider) seperti PT Lintas Artha, Indosat,
Telkomsel.Fren.Untuk lingkup lebih kecil tersedia werless untuk pembuatan
jaringan lokal tanpa kabel.Misalnya dengan Modem ADSL yang dilengkapi dengan
werless router dapat digunakan untuk jaringngan lokal pada ruangan.Hanya saja
kemampuan werles tidak dapat atau terganggu oleh partisi terutama partisi
beton.sehingga tidak efektif digunakan untuk jaringgan lokal suatu perusahaan
dimana client computer tersebar di dalam ruangan tertutup.
A.
Kesimpulan
Jaringa
komputer merupakan sekumpulan komputer. Ini artinya komputer tersebut lebih
dari satu buah yang terpisah-pisah akan tetapi dapat saling berhubungan delam
melaksanakan suatu tugas. Sekelompok komputer tersebut bekerja secara otonom.
Ini artinya hanya dapat melakukan pertukaran dalam suatu area atau member
tertentu
Dalam
penggunaannya, jaringan di klasifikasikan berdasarkan fungsi tertentu ataupun
berdasarkan tempat dan sumber utama pengolahan data.Selain itu, dalam jaringan
komputer juga dikenal beberapa topologi dimana topologi jaringan adalah hal
yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan,
yaitu node, link, dan station. Adapun perangkat perangkat yang sering digunakan
dalam jaringan komputer seperti halnya bridge, router dan sebagainya.
Peralatan-peralatan tersebut bekerja berdasarkan fungsinya masing-masing.
B.
Saran
Makalah ini dibuat untuk pembaca yang ingin
mengetahui secara singkat tentang jaringan komputer yang merupakan sebuah
kebutuhan pokok di era modernisasi ini. Oleh karena itu penulis menyarankan
agar dapat sekiranya membaca makalah ini sebagai sebuah referensi untuk mengetahui
dan sebagai langkah awal untuk membangun sebuah jaringan komputer yang
sederhana maupun yang kompleks sekalipun.. Disisi lain tentunya makalah ini
masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu jika terdapat pesan serata saran
yang membangu dalam penyempurnaan makalah ini sekira mohon disampaikan kepada
penulis.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar